Bisikan itu terus berdenging, samar tapi lembut mengetuk kalbu. Merajuk memanggil sembari melambaikan rasa. Menelusuk relung hati yang hampa dan gelap, coba memberi sepercik cahaya meski hanya baru sekedar noktah kerlipan bak bintang di ufuk fajar. Jejak hati memanduku kembali pulang, ya pulang ke fitrah insan dimana terpatri ikrar janji setiaku padaMU Coba kutata jejak-jejakLanjutkanLanjutkan membaca “Jejak Hati”